Feeds:
Tulisan
Komentar

Ditulis oleh alex di/pada September 13th, 2007

Ya, bulan puasa itu bisa jadi bulan latihan munafik. Selama sebulan aku, kamu, mereka dan siapa pun mungkin sekali akan melihat parade kemunafikan muncul secara live dimana-mana. Di lingkungan komplek perumahan, di layar televisi, di pancaran gelombang radio. Dalam berbagai rupa, bentuk dan suara.

Oh… betapa hebatnya! Akan terlihat orang-orang yang mengaku di kolom agama KTP mereka tercantum kata Islam berlomba-lomba mengenakan peci, sarung terbaik, baju yang rapi. Bahkan mungkin itu tidak cukup, hingga sajadah terbaik dibeli, tasbih dililitkan di tangan, bahkan mungkin perlu ditambahi dengan menyelempangkan kain bernama kafiyeh di pundak. Untuk apa? Untuk meyakinkan: kami muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa di bulan ramadhan™.

Dan bagiku? Omong kosong. Semua itu benar-benar tidak akan lebih dari karnaval kemunafikan belaka…

Anda tidak suka dengan bagian awal dari tulisan ini? Sebelum anda membuat pahala puasa anda yang mungkin menjadi pretensi anda untuk berpuasa di hari pertama ini, coba dicerna dulu apa yang aku maksudkan. Jadi begini:

Ingin membaca lanjutannya ?

Jangan Berbuka Puasa Dengan Yang Manis

BENTAR lagi Ramadhan. Di bulan puasa itu, sering kita dengar kalimat
Berbuka puasalah dengan makanan atau minuman yang manis; katanya.
Konon, itu dicontohkan Rasulullah saw. Benarkah demikian?

Dari Anas bin Malik ia berkata : Adalah Rasulullah berbuka dengan
Rutab (kurma yang lembek) sebelum shalat, jika tidak terdapat Rutab,
maka beliau berbuka dengan Tamr (kurma kering), maka jika tidak ada
kurma kering beliau meneguk air. (Hadits riwayat Ahmad dan Abu Dawud)
Nabi Muhammad Saw berkata : Apabila berbuka salah satu kamu, maka
hendaklah berbuka dengan kurma. Andaikan kamu tidak memperolehnya,
maka berbukalah dengan air, maka sesungguhnya air itu suci. Nah.
Rasulullah berbuka dengan kurma. Kalau tidak mendapat kurma, beliau
berbuka puasa dengan air. Samakah kurma dengan yang manis-manis ?
Tidak !!.
Lanjut Baca »

In a world where people are often divided by borders, differences and conflict, it’s easy to lose sight of what we all have in common. Pangea seeks to overcome that — to help people see themselves in others — through the power of film.

In virtually every culture, movies hold an extraordinary power to inspire human emotion, from sadness and fear to laughter and hope. They connect us powerfully to the characters on screen and enable us to see the world through their eyes. At one time or another, no matter where we live or what language we speak, nearly all of us have experienced that magical transformation.

Lanjut Baca »

Assalamu’alaikum Wr Wb

Ya Allah,

Kami sadar kalo Engkau maha tau. Maha mengerti apa yang ada dalam hati kami, walaupun itu hanya tersirat beberapa nano second. Maha mengampuni dan menyayangi kami. Jadi kalo ada salah kata dan ketik, kami sungguh-sungguh memohon maaf dan kasih-Mu.

Ya Allah, bukan berarti kami mencemooh nama-Mu dengan mencoba mengirim email ini kepada-Mu ya Allah (Karena ndak tau alamt email-Nya, akhirnya bertengger di blog), anggap saja ini doa dan permohonan ijin kami ya Allah. Usul kami ini masih bersifat draft, belum fix menjadi MoU. Tapi akan kami sampaikan  brief dari usul kami ini.

Ya Allah, pertama-tama kami perkenalkan dulu diri kami. Saya (Tentunya Allah sudah sangat mengenal saya. Jauh lebih memahami dan mengerti saya daripada diri saya sendiri.) dan sahabat saya (udah seperti saudara sendiri) namanya Eko Heri Susanto dari Pacitan, ingin membuat sebuah kesepaakatan. Sebut aja MoU for Automatic forgiveness Procedure. Dalam MoU ini, kami bersepakat akan membuat sebuah stored procedure yang otomatis jalan pada saat ditrigger oleh sebuah kejadian.

Kejadian yang akan kami capture statusnya adalah pada saat salah satu pihak, sebut saja pihak A membuat kesalahan yang menimbulkan dosa pada pihak B. Maka otomatis pada server database pencatatan dosa akan menjalankan procedure pemaafan dari pihak B kepada pihak A. begitu juga sebaliknya.

Procedure pemaafan ini kami harap akan mewakili proses permintaan maaf dan pemberiaan maaf yang biasanya kami lakukan secara offline. Jadi dimanapun, kapanpun dan pada kondisi apapun, kami yang bertandatangan di MoU akan mendapatkan garansi bahwa semua kesalahan yang kami lakukan secara sadar ataupun tidak sadar, langsung ataupun tidak langsung kepada masing-masing dari kami, akan otomatis mendapatkan permintaan maaf. Dan secara berbesar hati pula kami mencoba untuk bersikap tidak sombong dengan selalu memaafkan semua event permohonan maaf. Kalo memang Allah saja mau memberi maaf kepada semua makhluk,.. kenapa kami mesti sombong dengan menahan pemberian maaf?

Cukup sederhana ide kami. Semoga tidak meyulitkan dan membebani apalagi merusak system permaafan antar umat yang sudah ada. Hal ini kami usulkan dalam koridor meningkatkan tali persaudaraan sesama umat. Untuk membuang rasa ewuh-pakewuh saat salah satu dari kami merasa mempunyai salah. Dan untuk lebih mempercepat prosedur permohonan maaf offline yang sudah kami lakukan hingga saat ini. Kami harap, dengan disetujuinnya draft MoU ini, kami tidak lagi terbatas pada jarak, waktu, tempat dan parameter lain yang mempengaruhi hubungan persaudaraan. Walaupun pada esok hari kami sudah tidak mampu untuk bertemu dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung, hati kami sudah tenang bahwa procedure ini akan mewakili kami untuk memberikan maaf.

Semoga Allah mengijinkan dan merestui draft kami.

Wa’alaikumsalam

Tertanda,
Umatmu yang memohon ampun.

Jadwal imsak Ramadhan 1428 H / 2007 M untuk wilayah Surakarta dan sekitarnya. Untuk kota lain dapat di dilihat disini.

Lanjut Baca »

Masing-masing perusahaan mempunyai policy tersendiri dalam penggunaan internet. beberapa diantaranya menetapkan bahwa koneksi internet kantor tidak boleh dipergunakan untuk chatting. Termasuk diantaranya IRC, Yahoo Messenger, MSN Messenger, GTalk, ICQ, dkk.

Tentunya banyak cara dalam penegakkan policy, salah satunya dengan membatasi traffic para IM’er. Pembatasan traffic biasa dilakukan pada edge proxy perusahaan. Sebagai contoh kali ini kita akan setup pembatasan pada proxy menggunakan MS ISA Server 2006. Sebagai contoh kita akan coba melakukan filter terhadap si YM. Pembatasan menggunakan ISA Server dapat melalui banyak metode.

Metode pertama dengan melakukan blokir pada port 5050 dan 5151, karena port ini merupakan default port dari YM.

  1. Anda tinggal masuk ke menu Firewall Policy, pilih Create Access Rule pada bagian tasks.
  2. Beri nama rule baru anda, kemudia atur rule conditions menjadi Deny.
  3. Selanjutnya pilih selected ports dan mengisi melalui tombol ports.
  4. Pilih Limit to access to traffic from this range of source ports, dan isi dengan nilai 5050 pada kedua textbox. Lakukan lagi pada port 5151.
  5. Setelah itu pilih traffic source dan traffic destination menjadi anywhere.

Rulu ini membunuh semua traffic yang menggunakan port 5050 dan 5151. Untuk tuningnya anda tinggal modifikasi sendiri rule yang sudah anda buat. Cara ini relatif mudah dan cepat untuk dilakukan, tapi kelemahannya kurang mumpuni. Disebabkan si YM akan otomatis loncat port menggunakan port 20, 21, 25, 37, 80, dan 119 jika terdapat blocking pada port 5050. Kecuali anda akan melakukan blokir pada semua port dan hanya menyisakan port 8080, kiranya teknik ini kurang layak dilakukan.

Cara lain :

Jika semua client anda melakukan instalasi ISA Firewall Client, maka anda dapat mencoba melakukan perubahan pada file mspclnt.ini. File ini merupakan sebuah file konfigurasi yang akan didownload oleh client setiap enam jam.

  1. Langkah pertama dengan menentukan nama file executable dari IM. Untuk YM terdapat dua nama yang harus anda catat : YahooMessenger.exe dan yupdater.exe. Hal ini juga berlaku jika anda ingin melakukan blocking pada IM yang lain, anda harus menentukan nama dari file executable-nya terlebih dahulu.
  2. Masuk ke menu Configuration pilih sub menu general. Selanjutnya pilih Define Firewall Client Settings. Pada tab application setting isikan nama dari aplikasi pada textbox Aplication, pada bagian key, pilih Disable atau cukup dengan menekan huruf D. Pada value list isi dengan angka 1. Tekan Ok.

Setelah melakukan perubahan, maka anda harus menunggu semua client melakukan update konfigurasi. Dapat terjadi anda harus menunggu selama enam jam untuk melihat efek dari konfigurasi baru anda. Untuk mempercepat proses update anda dapat mendatangi masing-masing client dan menekan tombol Update Now pada dialog box ISA Firewall Client. Cukup melelahkan.

Setelah semua client melakukan download file mspclnt.ini, anda harus melakukan disconnect session dari semua client. Anda dapat melakukannya dari menu Monitoring. Cara lain adalah dengan melakukan restart firewall service. Dengan begini otomatis semua session akan didrop.

Bagi beberapa client yang disetup menggunakan SecureNAT, memerlukan penanganan tersendiri. Perubahan dapat terjadi jika anda terlebih dahulu mengosongkan Default Gateway Address pada dialog box konfigurasi TCP/IP mereka. Setelah melakukan konfirmasi kemudian isikan kembali Default Gateway Address seperti semula. Hal ini akan lebih mudah dilakukan jika anda menggunakan DHCP untuk konfigurasi client.

Selain menggunakan YM Client, saat ini banyak sekali situs yang menyediakan koneksi dengan server YM. Situs-situs ini memungkinkan pengguna untuk melakukan chating Yahoo Messenger dengan menggunakan interface browser. Beberapa situs chat YM antara lain :

messenger.yahoo.com/webmsgr/fmsgr.php

wwwl.meebo.com/

www.ebuddy.com/

www.messengerfx.com/

www.iloveim.com/

Jadi ada baiknya jika anda juga melakukan blocking terhadap situs-situs ini pada ISA Server.

Sebenarnya terdapat cara lain yang terbukti paling ampuh. Dan tidak memerlukan pengetahuan pada jaringan apalagi mengenai ISA Server. Hingga saat ini, teknik berikut masih belum mempunyai tandingan sama sekali. Yaitu dengan menghubungi pihak HRD, dan minta mereka membuat aturan pada perjanjian kerja dan IOM, bahwa barang siapa yang melakukan chating menggunakan YM pada jam kerja, akan dikenakan SP3.
silahkan mencoba.

Bikin program,…. hehehe gampang mas. Mau pake apa? VFP? C? .NET? JAVA? ato mungkin yang pake web? ASP? PHP? AJAX atau COMET? tetep dilayani. Gitu aja kok ndak bisa,…….

Hehehheee,……. keren. Hebat donk,…… asik juga punya bos seperti Aming ini. Untuk urusan softwaredia mumpuni banget. Kalo boleh dikata He knows every twist, and every turn.  Semua jenis bahasa pemrograman dia mumpuni. Bahkan yang ndak umum atau belum umum, hampir bisa dipastikan dia ngerti.

Sering juga anak buah, dan koleganya disindir dalam beberapa kesempatan. Yang kerjanya kurang cepet lah, yang gitu aja kok ndak bisa lah. Apalagi kalo sudah berhubungan dengan komputer. Setiap kali ditanya atau diminta pendapat mengenai hal yang ada hubungannya atau berbau IT, aku sendiri jika mendengarkan justru bingung. Dia bener-bener sukses bikin para pendengarnya angguk-angguk tanda mumet.

Aku pernah kerja satu team dengan Aming pada sebuah project pemerintahan dengan dia. Sewaktu ada permintaan adjustment sistem, seluruh team meeting kecil untuk mencari jalan keluar. Aming yang menjabat sebagai senior system analyst justru tidak pernah memberi ide atau paling tidak mencoba untuk membahas bersama. Sialnya lagi, semua pertanyaan justru dibalikkan ke team dengan pertanyaan. Walaupun waktu itu dia juga duduk satu ruangan dengan kita semua, tapi seakan-akan cuman tubuhnya aja. Otak, hati, jiwa dan seluruh isinya, ndak tau lagi melancong kemana???

Untung aja masa itu sudah berakhir, aku sudah tidak kerja bareng dia lagi. bisa tambah puyeng,… lagian model sindrome seperti ini biasanya menular dan bisa memicu penyakit  “ngrasani”.

Kalo dipikir-pikir,…. penyakit sombong memang dilarang oleh agama dan tidak disukai oleh masyarakat, tetapi di lain pihak, menjadi sombong adalah hak tiap individu. Kalo memang dia punya modal untuk sombong, sah-sah aja khan. Menurutku sombong sendiri adalah kristalisasi kebanggaan. Seperti halnya primordialisme yang bisa menyebabkan  etnosentrisme. Bukankah semua jika dilakukan berlebihan itu tidak baik? salah satu ayat yang cukup nge-trend mengingatkan kita :

“Makan dan minumlah dan janganlah kalian berbuat israf (berlebih-lebihan), sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang yang berbuat israf. “ (QS: Al-A’raaf: 31).

Tidak cuman berlebihan dalam urusan perut. Bahkan untuk urusan lain kita juga diperingatkan untuk tidak berlebihan,……

“Makanlah, minumlah, berpakaianlah dan bersedekahlah tanpa disertai dengan berlebih-lebihan dan kesombongan. “ (HR: Abu Daud dan Ahmad, Al-Bukhari meriwayatkannya secara mu’allaq)

kembali ke urusan si Aming. Beberapa kali aku sempat berpikir, apakah dia benar-benar sombong? atau kami yang mengatakan dia sombong, justru lebih menyombongkan diri karena tidak berlaku sombong? Si Aming memang kaya, sholatnya ndak pernah telat, kalo sakit dia mesti cari fakir miskin untuk dikasih sedekah sambil minta didoain sembuh,….. (dokter nggak laku dong :-D ), otak dia juga encer.

Semua yang dilakukan si Aming adalah salah menurut kita. Dia berhasil bikin software untuk ini dan itu, kita justru bilang dia curi ide dari kita. Kita sibuk metani kelemahan, kekurangan dan kesalahan dia. Mungkin kita memang kaya ide dan rencana. Tapi plan without action is nothing. Kalo bisanya cuman ngrasani dan menggerutu di belakang tanpa pernah ada kemauan untuk berubah, ya sama aja boong.

Bisa-bisa justru sebenarnya kami aja yang sirik sama si Aming.

Hwahahhaahahhaa,……. bingung deh.

BTW: ada petuah bijak dari orang jawa “Mulat sarira, hangrasa wani”. Yang tujuannya untuk mengajak kita mawas diri. Mencoba melihat lebih dalam mengenai siapa dan apa kita sebenarnya. Memang terkesan abstrak dan ketinggian, tapi jika kita mau belajar dan mencoba untuk melakukan itu, petuah ini akan menjadi safety guard kita dalam bergaul.

Mumpung bulan puasa,……. target ramadhan tahun ini belajar untuk mengendalikan sombong. Alhamdullilah kalo bisa meminimalkan sombong dan lebih menghargai orang lain. Bukankah everything that simple is not as simple as it seen? bahkan jika kita diminta untuk membuat tempe goreng from a scratch, pertama yang harus kita lakukan adalah menciptakan alam semesta?

Sudah lebih dari tujuh tahun yang lalu saat kami membentuk sebuah organisasi kemahasiswaan di kampus kami STIKI. Saat ini, kampus STIKI telah berganti nama menjadi Universitas Elang Nusantara disingat UNENUS. Padahal SCeN sendiri singkatan dari STIKI Computer Networking Club. Emang kalo dirasa nama yang aneh dan hampir tidak mempunyai arti yang jelas. SCeN mengandung kata STIKI, padahal STIKI sudah merupakan sebuah singkatan yang kami singkat lagi dengan hanya mengambil huruf depannya saja. Computer Networking artinya juga tidak jelas. Secara gramatikal juga kurang tepat. Maklum, waktu itu yang bikin pada mabok semua :D . Sedangkan kata Club dibelakang berfungsi sebagai penunjuk bahwa kami bukan ormas, partai apalagi GPK. Cuman klub dari anak-anak yang pingin bisa ngonek-in komputer buat bikin game online.

Itulah awalnya. Tadi malem,…… ada seorang teman mantan pengurus SCeN dari jaman tahun 2002, nyamperin nanya ulang tahun SCeN. hwahahaaa,……. ini yang repot. Karena waktu itu administrasi kami sangat amburadul. SK pendirian dari kampus tidak jelas kemana rimbanya. Kalo tidak salah, sekitar bulan Mei – Juni tahun 2000.

BTW: setelah berjalan dua tahun. pada tahun 2002 aku sempat menulis sejarah pendirian SCeN. Dokumen ini baru aku temukan lagi tadi malem. Memang belum selesai 100%, tapi daripada entar dokumennya ngilang lagi, mending taruh dulu aja di blog dengan format dan redaksi asli, tanpa editing.

Lanjut Baca »

If you are preparing for a career in IT or are new to IT, many of the “dirty little secrets” listed below may surprise you because we don’t usually talk about them out loud. If you are an IT veteran, you’ve probably encountered most of these issues and have a few of your own to add — and please, by all means, take a moment to add them to the discussion. Most of these secrets are aimed at network administrators, IT managers, and desktop support professionals. This list is not aimed at developers and programmers — they have their own set of additional dirty little secrets — but some of these will apply to them as well.

Lanjut Baca »

SIEM, Festival musik bingung

Tadi malem aku coba nonton acara SIEM di situs benteng Vastenburg, Kota Solo. Di benteng peninggalan tahun 1745 ini lagi diadakan perhelatan yang bertajuk SOLO International Ethnic Music Festival. Rencananya acara berlangsung mulai tanggal 1 September hingga 5 September.

Acara SIEM dibuka dengan iring-iringan (lebih mirip karnaval) dari para peserta festival. Rute dimulai dari Lapangan Kota Barat dan berakhir di lokasi festival. Aku sendiri nonton festival secara kebetulan. Rencananya sabtu siang itu aku pergi ke Gramedia untuk cari buku Cisco VoIP. Saat aku datang di jalan sudah banyak berkumpul orang. Langsung aja mobil aku parkir di pelataran toko.

Waktu aku keluar dari toko, sial,….. ndak bisa keluar sama sekali. Tumplek blek, orang memenuhi sepanjang jalan slamet riyadi solo. Walah,…. dasar ndak gaul ato memang acaranya kurang promosi ya?. Baru aku ngerti kalo ternyata hari itu ada pawai pembukaan SIEM. Para delegasi dan beberapa perwakilan beriringan naik kereta sapi. Kalo di tempatku namanya Cikar.

Buku ndak dapet, malah terpaksa nonton pawai nih. Jujur aja, selama ini aku juga belum pernah nonton yang namanya karnaval :D . itung-itung ngisi waktu, lagian Arva juga seneng banget liat macem-macem atraksi yang lewat, sambil nanya terus,… “apa tu papa?”,… hwahwaha lecek lambeku.

Coba cari-cari berita di koran & internet mengenai SIEM, menurut Web Resmi www.jawatengah.go.id :

Merupakan sebuah usaha membangun pencitraan Kota Solo dan juga strategi city branding. Panitia menyatakan, pergelaran tersebut berusaha memosisikan keberadaan musik etnik di tengah dinamika kebudayaan, dan juga ekaligus membangun kualitas apresiasi masyarakat pada musik itu dan mempererat relasi antara suku, ras dan kebudayaan antarbangsa.

Ndak jelas apa maksudnya. Yang jelas bagiku, masyarakat dapet tontonan gratis. Berita di internet sih terdapat macem-macem reaksi terhadap acara SIEM ini. Aku sendiri bukan pihak sponsor, bukan panitia, bukan juga orang yang merasa tidak di sentil sama penyelenggara, lebih-lebih aku bukan orang pemerintahan. Jadi pendapatku di sini, ya cuman mewakili aku sendiri. :D

Baru ini malem aku coba nonton acaranya. Di pelataran luar Benteng, ndak banyak exhibitor yang hadir. Cuman beberapa dari seni kerajinan rakyat, dan sponsor. Yang lumayan banyak justru Orang jual makanan. Jadi wisata kuliner nih,..

Dari beberapa kali mewakili Indonesia untuk promosi wisata pada acara travel mart, biasanya di-event-event seperti ini, selain menampilkan budaya dan seninya, para delegasi juga mempergunakan booth untuk mempromosikan wisata tempat mereka masing-masing. travel agency dan biro perjalanan juga sibuk mempromosikan paket-paket wisata. Mungkin karena ajang ini cuman bertajuk music festival, jadi apalah yang kita harapkan dari sebuah festival? Tetapi paling tidak pada acara seperti ini adalah kesempatan emas untuk bertemunya buyers dan sellers pada industri wisata. Lagian dari baliho aku liat juga ada logo ASITA. Lho?? kemana perginya mereka??? Sayang banget kesempatan itu tidak terlihat disini. Siapa tahu untuk tahun depan, acara ini bisa lebih dimaksimalkan lagi. Jadi tidak terbatas pada City Branding, khan mending sambil menyelam minm GreenSand. :D . Branding dapet,….. jualan juga dapet.

BTW: Perusahaanku kok ndak kasih sponsor di sini ya ??? hahahaa,… yang nemu malah kompetitor

Malem ini yang ngisi acara diawali delegasi dari Bengkulu. Narasi musik mereka menceritakan mengenai perlawanan suku asli terhadap bangsa asing (CMIIW). Musik diwarnai genderang, bass, melodi dari gitar dan lantunan lagu berbahasa daerah. Iringan lain berupa alat-alat perkusi dan instrument traditional bengkulu. Kalo membayangkan musiknya, seakan-akan lagi mendengarkan lagu pembukan film disney Lion King + Africa dari Toto + Caravansary dari Venessa Mae, ditambah bumbu Standing in Motion dari Yanni, campur jadi satu – disetel bareng. Bener-bener telo goreng rasa McDonald.

Pulang aja ah,…. wisata kuliner di luar benteng. Keliatannya ini bukan tipe musik-ku.

Jadi bagi para penikmat musik kontemporer, silahkan datang nikmati dan apresiasi festival musik kali ini. Tapi kalo anda pingin lihat Ethnic Music (bukan musik tradisional lho), terus kemudian hari anda datang melancong ke tempat asal delegasi. Dijamin anda tidak akan menemukan seni musik itu.

« Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »