Akhirnya jadi juga, para penggede kami di Zimbra Inc, menjual perusahaan kepada Yahoo senilai US$ 350M. Lumayan juga kalo kita menghitung pake kurs Rupiah
. akuisisi ini berselang hanya tiga hari setelah Yahoo! membeli BuzzTracker.
Zimbra lebih dari sekedar sebuah Email Server saja, tapi lebih merupakan Collaboration Tools yang handal berbasis pada Fetchmail. Pada awalnya, kami sempat membandingkanĀ antara Zimbra, Scalix dan OpenXchange. Setelah melewati tahap testing selama tiga bulan, akhirnya pilihan jatuh pada Zimbra dengan beberapa alasan utama: kemudahan setup dan konfigurasi, features, interoperability dengan ADS, reliabilitas dan kecepatan backend proses, dan tentunya karena OpenSource.
Saat ini kami menggunakan Zimbra versi 4.5.5 pada server SuSE Enterprise Server 10 dan berjalan sangat lancar sekali tanpa mengalami downtime semenjak kami upgrade dari versi terdahulunya enam bulan yang lalu. Untuk tahap selanjutnya kami berencana akan meng-upgrade ke versi 5 pada akhir tahun ini.
Penjualan Zimbra pada Yahoo pada mulanya cukup mengkhawatirkan saya, apakah akan berpengaruh pada layanan danĀ roadmap dari Zimbra yang berbasis Opensource. Untungnya dari informasi yang saya dapat, tidak akan terjadi perubahan yang signifikan terhadap strategi dari Zimbra.
Abis ini aku upload aja konfigurasi sama tutorial ZIMBRA.

[...] 2nd, 2007 by Megantara Sesuai janjiku dulu untuk tulis tutorial Zimbra. Kali ini aku sampaikan di sini tutorial instalasi, setup, [...]