Ditulis oleh alex di/pada September 13th, 2007
Ya, bulan puasa itu bisa jadi bulan latihan munafik. Selama sebulan aku, kamu, mereka dan siapa pun mungkin sekali akan melihat parade kemunafikan muncul secara live dimana-mana. Di lingkungan komplek perumahan, di layar televisi, di pancaran gelombang radio. Dalam berbagai rupa, bentuk dan suara.
Oh… betapa hebatnya! Akan terlihat orang-orang yang mengaku di kolom agama KTP mereka tercantum kata Islam berlomba-lomba mengenakan peci, sarung terbaik, baju yang rapi. Bahkan mungkin itu tidak cukup, hingga sajadah terbaik dibeli, tasbih dililitkan di tangan, bahkan mungkin perlu ditambahi dengan menyelempangkan kain bernama kafiyeh di pundak. Untuk apa? Untuk meyakinkan: kami muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa di bulan ramadhan™.
Dan bagiku? Omong kosong. Semua itu benar-benar tidak akan lebih dari karnaval kemunafikan belaka…
Anda tidak suka dengan bagian awal dari tulisan ini? Sebelum anda membuat pahala puasa anda yang mungkin menjadi pretensi anda untuk berpuasa di hari pertama ini, coba dicerna dulu apa yang aku maksudkan. Jadi begini:
